Peringatan Nuzulul Qur'an di Desa Butuhan, Delanggu: Momentum Mempererat Ukhuwah dan Iman di Bulan Ramadan

Mediarakyat TV

 

Peringatan Nuzulul Qur'an yang diselenggarakan oleh Pemdes Butuhan dan PHBI Desa Butuhan di Masjid Jami' AT Taubah

Klaten MR– Peringatan Nuzulul Qur'an menjadi agenda penting yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya oleh masyarakat Desa Butuhan, Kecamatan Delanggu, Klaten. Tahun ini, peringatan Nuzulul Qur'an diadakan di Masjid Jami' AT Taubah pada tanggal 25 Maret 2025, dengan semangat yang luar biasa. 

Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Butuhan bekerja sama dengan PHBI Desa Butuhan.

Acara ini menjadi momen istimewa karena merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan sejak pertama kali digelar. Sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan pemahaman dan penghayatan masyarakat terhadap Al-Qur'an, acara kali ini menghadirkan penceramah ternama, KH Ahmad Yani, seorang ulama asal Boyolali yang dikenal luas akan ilmu dan khotbahnya yang penuh hikmah.

Kepala Desa Butuhan, Junet Prabowo, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Jami' AT Taubah ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup yang harus terus dipelajari dan diamalkan, terutama di bulan suci Ramadan. “Peringatan Nuzulul Qur'an ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas petunjuk-Nya yang diberikan melalui Al-Qur'an,” ujar Junet Prabowo dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Junet juga mengungkapkan bahwa acara ini bukan hanya sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga desa, tetapi juga sebagai wadah untuk menambah wawasan keagamaan, terutama tentang makna dan sejarah Nuzulul Qur'an yang bertepatan dengan bulan Ramadan, saat pertama kali wahyu Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh KH Ahmad Yani. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan umat Muslim untuk selalu menjaga kemurnian ajaran Al-Qur'an dan tidak terpengaruh oleh godaan duniawi yang dapat mengaburkan nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut.

 KH Ahmad Yani menekankan pentingnya memaknai setiap ayat dalam Al-Qur'an sebagai panduan hidup sehari-hari, baik dalam urusan ibadah maupun interaksi sosial.

Dalam ceramahnya, beliau juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Nuzulul Qur'an mengajarkan kita untuk lebih mendalami dan menghayati isi Al-Qur'an, serta menjadikannya sebagai cahaya dalam kehidupan kita. Semoga kita semua bisa menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, bukan hanya saat Ramadan, tetapi juga sepanjang tahun,” tambahnya.

Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara, yang dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan ceramah, dan ditutup dengan doa bersama. 

Kehadiran masyarakat yang begitu ramai menunjukkan bahwa peringatan Nuzulul Qur'an bukan hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi sudah menjadi bagian dari tradisi yang sangat dihargai oleh warga setempat.

Selain sebagai ajang peningkatan spiritualitas, acara ini juga mencerminkan kekompakan dan semangat kebersamaan masyarakat Desa Butuhan dalam menjaga dan memelihara nilai-nilai Islam, terlebih dalam bulan yang penuh berkah ini.

Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan umat Islam di Desa Butuhan semakin kuat dalam iman dan taqwa, serta senantiasa mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

 Peringatan Nuzulul Qur'an yang diselenggarakan oleh Pemdes Butuhan dan PHBI Desa Butuhan di Masjid Jami' AT Taubah menjadi bukti nyata bahwa semangat untuk menjaga dan menghidupkan syiar Islam di desa ini terus berkembang, sekaligus menjadi wadah untuk menyatukan masyarakat dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.(Aulia/ Cahyospirit)















Posting Komentar untuk "Peringatan Nuzulul Qur'an di Desa Butuhan, Delanggu: Momentum Mempererat Ukhuwah dan Iman di Bulan Ramadan"