Tugu Tani Culinary Day: Mengangkat Perekonomian Masyarakat Desa Trukan, Pracimantoro

"Tugu Tani Culinary Day", yang sukses meningkatkan perekonomian masyarakat 

Wonogiri MR -Desa Trukan, Kecamatan Pracimantoro, kembali menjadi sorotan dengan digelarnya acara "Tugu Tani Culinary Day", yang sukses meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Program yang telah berjalan selama dua tahun ini kini diintensifkan dan membawa dampak besar bagi perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa tersebut. 

Pementasan seni seperti tari tradisional, pantomim,  drumband dan lain-lain yang memukau pengunjung.

Menurut Erny Robiyaningrum, Ketua BUMDes Desa Trukan kepada koranmediarakyat.com ,Jumat (28/02/2025) mengatakan acara ini menjadi bagian dari upaya memajukan perekonomian desa sekaligus memperkenalkan ikon lokal, yaitu Tugu Tani.

"Program ini sebenarnya sudah berjalan selama dua tahun, namun kali ini kami lebih intensifkan. Dengan adanya masyarakat yang berjualan, ini tentu membantu meningkatkan UMKM dan secara langsung mengangkat perekonomian desa," jelas Erny. 

Panggung pementasan seni

Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 40 pedagang lokal yang berpartisipasi, menjajakan berbagai kuliner khas yang menggugah selera.

Selain itu, Tugu Tani Culinary Day juga tidak hanya berfokus pada sektor kuliner. Sebagai bagian dari upaya mengenalkan potensi seni dan budaya lokal, acara ini juga diisi dengan berbagai pertunjukan yang melibatkan sekolah-sekolah di sekitar Desa Trukan. 

Geliat UMKM yang mengangkat perekonomian masyarakat 

Anak-anak muda yang kreatif dari sekolah-sekolah tersebut menampilkan berbagai pementasan seni seperti tari tradisional, pantomim,  drumband dan lain-lain yang memukau pengunjung.

Erny menambahkan, "Kami mencoba memunculkan ikon Tugu Tani sebagai simbol kebanggaan desa ini. Tugu Tani bukan hanya sebagai monumen sejarah, tetapi kini juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan budaya. Kami ingin agar masyarakat lebih mengenal dan menghargai potensi desa mereka sendiri."

Acara ini juga menjadi ajang untuk menggali lebih dalam potensi wisata yang ada di Desa Trukan. Dengan semakin banyaknya pengunjung yang datang, baik untuk menikmati kuliner maupun menyaksikan pertunjukan seni, harapannya desa ini dapat menarik perhatian lebih banyak wisatawan dan investor yang dapat membantu mendorong pembangunan lebih lanjut.

Program yang difasilitasi oleh BUMDes ini juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan desa. Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai pihak, Desa Trukan kini semakin dikenal tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di luar daerah.

Sebagai penutup, Erny menyampaikan harapannya untuk terus mengembangkan Tugu Tani Culinary Day di masa mendatang. Ini adalah upaya bersama untuk menciptakan desa yang lebih maju dan mandiri," ujarnya dengan penuh semangat.

Kesuksesan kegiatan ini berkat  dukungan dari kepala desa bapak Rakino  dan kepala dusun setempat ikut berperan dalam pengembangan desa.

Tugu Tani Culinary Day bukan hanya sekedar festival kuliner, tetapi juga simbol kebanggaan, semangat, dan potensi besar yang dimiliki oleh Desa Trukan.( Cahyospirit)













Posting Komentar untuk " Tugu Tani Culinary Day: Mengangkat Perekonomian Masyarakat Desa Trukan, Pracimantoro"

Mediarakyat TV