Isna Rokhmawati, S.Pd, M.Pd Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah ( PDA ) Kabupaten Klaten
KLATEN MR --- Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah ( PDA ) Kabupaten Klaten yang membidangi Lembaga Budaya Seni dan Olahraga ( LBSO ) Hj. Isna Rokhmawati, S.Pd, M.Pd.I mengatakan bahwa keberadaan Seni, Budaya, dan Olahraga sesungguhnya dapat nenjadi sarana dan media dakwah anar ma'ruf nahi munkar di masyarakat.
Hal itu disampaikan Isna Rokhmawati saat memberikan sambutan pada acara launching Senam Aisyiyah Bahagia yang diselenggarakan oleh LBSO PDA Klaten Minggu ( 26/1/2025 ) di halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten.
Isna menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya launching Senam Aisyiyah Bahagia itu dimaksudkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan anggota Aisyiyah khususnya di Kabupaten Klaten.
Menurut Isna Rokhmawati launching Senam Aisyiyah Bahagia yang diikuti tidak kurang dari 1.200 peserta anggota 'Aisyiyah se Kabupaten Klaten ini juga sebagai Syiar untuk memasyarakatkan Senam ini kepada masyarakat hendaknya
"Dengan Senam Aisyiyah Bahagia ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat termasuk warga Aisyiyah di Kabupaten Klaten." katanya.
Dikatakan bahwa dengan adanya launching Senam Aisyiyah Bahagia ini menjadi momen penting untuk membangun kebersamaan dan sebagai syiar Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi warga masyarakat Klaten dan seluruh peserta warga Aisyiyah Klaten.
Bahwa kegiatan olah raga seni dan budaya saat ini sudah banyak dilakukan di masyarakat bahkan juga warga Aisyiyah. Olahraga, seni dan budaya dapat dijadikan sarana dakwah amar ma'ruf nahi munkar.
"Oleh karena itu senam karya LBSO PP 'Aisyiyah itu pantas untuk disosialisasikan di masyarakat utamanya warga Aisyiyah baik di Cabang maupun di Ranting masing-masing" pungkasnya.
Kegiatan Launching Senam Aisyiyah Bahagia ini berlangsung di halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Ahad (26/1/2025).
"Semoga ke depan, anggota 'Aisyiyah tidak hanya memiliki kesehatan ruhiyah melalui kajian-kajian yang selama ini diselenggarakan. Namun juga memiliki kesehatan jasmaniyah yang dibangun lewat olahraga termasuk Senam Aisyiyah Bahagia ini," ujarnya.
Isna Rokhmawati mengatakan, launching senam Aisyiyah Bahagia dilakukan Lembaga Budaya Seni dan Olaraga dan melibatkan Majelis dan Lembaga yang ada.
"Penguatan Kader 'Aisyiyah Klaten menurut Isna Rokhmawati bisa dilakukan melalui kegiatan berkesenian , olahraga dan seni budaya". Pungkasnya.
Sementara itu Ketua LBSO PDA K Hj.Istikomah, M.Pd dengan adanya l.aunching ini menjadi sarana untuk silaturrahmi , sebagai ajang unruk saling menguatkan dan sebagai ajang sosialisasi serta syiar kepada masyarakat, bahwa 'Aisyiyah memiliki senam untuk menjaga kesehatan jasmani." katanya.
Istikomah mengajak seluruh anggota 'Aisyiyah Klaten untuk aktif berolahraga. Dengan berolahraga, diharapkan memberikan manfaat positif bagi kesehatan raga dan mental bagi seluruh anggota ‘Aisyiyah," terangnya.
Dengan didukung instruktur senam berpengalaman, acara berlangsung meriah. Tidak kurang dari 1.200 peserta antusias mengikuti gerakan instruktur senam dengan ceria dan bahagia.
"Kegembiraan dan antusiasme yang luar biasa ini, diharapkan mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan di kalangan anggota ‘Aisyiyah," ujarnya.
Istikomah menambahkan, Senam ‘Aisyiyah Bahagia itu digelar setiap Rabu di Oemah Lawas Tegalmulyo Gergunung Kecamatan Klaten Utara Kabupaten Klaten pukul 16.00-17.00 WIB. Dengan harapan, anggota 'Aisyiyah Klaten tidak hanya memiliki kesehatan ruhiyah melalui kajian yang selama ini diselenggarakan, namun juga memiliki kesehatan jasmaniyah.
Kegiatan launching Senam Aisyiyah Bahagia ini diikuti tidak kurang dari 1.200 peserta anggota 'Aisyiyah se-Kabupaten Klaten.
Setelah acara dibuka oleh wakil ketua PDA yang membidangi LBSO maka Agenda acara dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai bentuk simbolis tanda dimulainya Senam 'Aisyiyah Bahagia di Klaten. ( Moch.Isnaeni/ Aulia / Cahyospirit )
Posting Komentar untuk "Hj.Isna Rokhmawati :Seni Budaya dan Olahraga Sebagai Sarana Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar di Masyarakat"