Karanganyar MR- ANTRAKS terakhir terjadi tahun lalu, tepatnya pada bulan Mei tahun 2023 di Yogyakarta. Pasalnya, 87 warga di gunung kidul Daerah Istimewa Yogyakarta terindikasi wabah Anthrax, satu diantaranya meninggal dunia akibat mengonsumsi daging sapi yang sudah dibunuh dan dikuburkan karena terpapar virus Anthrax pada pertengahan bulan Mei 2023.
Gejala klinis yang dialami oleh ternak yang terserang antraks, diantaranya yaitu ternak akan gelisah dan susah bernafas, mata berwarna kemerahan, mengalami demam yang tinggi, keluar darah dari lubang-lubang tubuh bahkan terjadi kematian yang mendadak.
Antraks pada manusia lebih jarang terjadi, tetapi bakteri ini dapat menginfeksi manusia melalui jalur kulit, gastrointestinal, atau pernapasan. Sama seperti ternak, pada manusia yang terserang penyakit antraks akan keluar darah berwarna kehitaman dari lubang-lubang tubuh seperti telinga, mulut, anus, dan vagina. Pada manusia akan mengalami demam tinggi, kesulitan bernafas, badan gemetar, dan lemah serta terjadi pembengkakan pada bagian tubuh seperti kelenjar dada, leher serta badan akan dipenuhi oleh bisul.
Kelurahan Delingan merupakan wilayah yang terletak di Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Komoditas ternak mayoritas warga di Kelurahan Delingan yaitu ternak ruminansia sapi dan kambing.
Penyakit antraks merupakan penyakit zoonosis yang umumnya menyerang hewan ternak termasuk domba, sapi, kuda, dan lainnya. Antraks disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis yang memiliki sifat gram positif. Bacillus anthracis membentuk spora yang dapat menyebar di udara.
Dahlia Maharani, Mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2024 tergerak untuk membantu warga Kelurahan Delingan mengenal penyakit anthrax ini melalui pendampingan dengan judul “Penyuluhan Keselamatan Kerja Penyakit Antraks”. Pendampingan ini dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan penularan penyakit antraks baik ke ternak maupun manusia.
Pendampingan ini diawali dengan pemaparan informasi melalui pembuatan poster oleh mahasiswa yang berisikan tentang mekanisme penyebaran antraks ke manusia kepada kelompok ternak di Desa Delingan. Poster tersebut berisi definisi dari antraks, cara penularannya ke manusia, ciri-ciri daging yang terkena antraks sampai ke gejala penyakit tersebut serta upaya pencegahan penyakit antraks.
Pemaparan informasi dilanjutkan dengan pembagian APD seperti masker dan sarung tangan sebagai tindakan awal yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan penyakit ini agar tidak menular ke manusia.
Pemanfaatan poster dan pemberian perangkat APD ini diharapkan dapat menjadi gerakan keberlanjutan untuk mengajak warga berpartisipasi dalam menjaga kesehatan diri dan hewan ternaknya. Kerugian materil dan jasmani yang disebabkan penyakit antraks semoga tidak terjadi kepada warga di Kelurahan Delingan.
(Penulis : Dahlia Maharani // mahasiswa KKN Undip Tim II 2024 )
Posting Komentar untuk "Waspada Antraks! Lakukan Pencegahan Sebelum Terlambat"