Wonogiri MR - Wartawan Koran Media Rakyat berkesempatan mengikuti petualangan menantang bersama tim ACW Overland Seri 6 , yang berlangsung Sabtu-Minggu (3-4 Agustus 2024)
Berikut perjalanan wartawan kami sekaligus anggota KRI (Komunitas Relawan Independent ) Wonogiri bersama 7 orang anggota KRI wonogiri yang mengawal dan mengikuti petualangan seru dan menantang ini dalam acara yang diselenggarakan ACW Overland seri 6 tersebut.
Setelah beramah tamah dengan Dandim Wonogiri team rombongan ACW sebanyak 50 peserta ini berangkat dari Makodim Wonogiri dan dilanjutkan ke arah selatan hingga mencapai pertigaan tugu Kalpataru. Dari sana, peserta terus menuju patung Bedol Deso dan mengambil jalan lurus ke timur menuju Jl. Raya Wonogiri Pacitan.
Setelah mencapai pertigaan pathokan, peserta melanjutkan perjalanan melewati perkampungan hingga mencapai titik penyusuran berikutnya. Tim dengan kendaraan 4x4 menyusuri sungai langsung ke Desa Klampok, sementara kendaraan 4x2 langsung menuju Klampok.
Dalam menyrlusuri sungai tersebut membuat andrenalin peserta terpacu karena harus bersusah payah untuk turun sungai dan naik yang menjadi tantangan besar yang dihadapi oleh pengemudi.
Disini pengemudi harus hati-hati karena kalau mrngambil jalur yang salah maka akan selip ban dikarenakan lumpur dan derasnya aliran sungai.
Di Desa Klampok, peserta beristirahat sambil menikmati hidangan khas Sego Berkat Wader yang dipersembahkan oleh Bapak H. Suparno. Setelah semua tim, termasuk yang menggunakan kendaraan 4x4, tiba dan selesai menikmati hidangan, perjalanan pun dilanjutkan.
Seluruh tim melanjutkan perjalanan menuju BC dengan mengambil jalur arah Tangulangin, kemudian menuju utara ke Desa Slogoretno. Rute ini melewati persawahan Puntuk View yang menawarkan pemandangan indah dengan 60% jalurnya berupa tanah dan makadam.
Perjalanan dilanjutkan ke Desa Girimulyo, menaiki Hutan Ngadipuri, kemudian turun kembali melewati hutan hingga masuk loket wisata Seper.
Sebelum sampai di BC Hutan Pinus Seper, tim 4x4 dan 4x2 kembali berpisah. Tim 4x4 melewati jalur baru yang menantang, sementara tim 4x2 mengambil jalan lurus dan bertemu di BC Hutan Pinus Seper.
Di Hutan Pinus Seper peserta menginap disini dan disambut dengan kopi khas Slogohimo. Kebetulan di kawasan wisata ini juga terdapat kegiatan pasar yang menampilkan hasil pertanian lokal dan UMKM.
Terdapat 10 stand kopi lokal produk petani Lawu Selatan yang menawarkan berbagai macam kopi nikmat untuk dinikmati oleh para peserta.
Juga terdapat stand hasil pertanian sayur dan buah -buahan serta oleh -oleh khas Slogohimo.
Kuliner tradisional yang sudah hampir punah pun juga disediakan disini seperti nasi jagung,sego tiwul uleg,layur dan makanan lainnya.
Peserta pun dimalam hari sambil membuat api unggun menikmati suasana keindahan alam ini sambil berkemah disamping mobil masing-masing.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang petualangan dan adrenalin, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan produk lokal Wonogiri kepada peserta.
(wartawan : Eko Tito / Pimred: Cahyospirit)
Anda mungkin menyukai postingan ini :
- Meminimalisir Limbah, Maksimalkan Hasil: Transformasi Cangkang Telur Menjadi Pupuk Organik Berkualitas
- Musibah Pohon Tumbang di Upacara Hari Pramuka di SMPN 1 Wuryantoro
- Sidoharjo, Peran Strategis Masyarakat Dalam Mengawal Penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2024
- Dandim 0728/Wonogiri Berikan Arahan dan Motivasi kepada Anggota Paskibra
Mantab giat menyatu dg Alam. Tanam pohon juga ok
BalasHapus