Sukoharjo – Masjid Al-Falah yang berada di Jalan Seneru No 13B Kampung Madyorejo Rt 01 Rw 07 Kelurahan Jetis Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo, mengadakan sholat Subuh berjamaah dilanjutkan pengajian dan sarapan pagi, kemudian pukul 05.30 s-d 07.30 menggelar Al Falah Market Day (AMD), Ahad (18/12/22).
Rudy Setyohadi selaku ketua Takmir melalu Sekertaris Saptono Toto Prasetyo saat dijumpai menyampaikan bahwa Al Falah Market Days (AMD) hari ini digelar yang ke 6 kalinya, kegiatan pagi ini menghadirkan 30 pedagang yang menempati stan yang telah disiapkan oleh Remaja Masjid (IRMA) dan Pejuang Masjid yang sepenuhnya didukung oleh Takmir, seusai sholat Isya pada (sabtu malam) telah menata dari memberi nomor stan juga menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan diarea jln semeru timur Masjid Al Falah, jelasnya.
Kegiatan diawali dengan Sholat Subuh berjamaah dan pengajian yang dihadiri ratusan jamaah dengan ustadz Agung Suwarno dengan tema "Menjaga Keamanan dengan Keimanan". Adapun inti yang disampaikan bahwa beribadalah kepada Alloh SWT. dengan diberikan keamanan dari Alloh SWT adalah agar dipergunakan untuk beribadah dan rezekinya akan datang dari mana-mana.
Orang yang diberikan keamanan dan keimanan tidak mau beribadah dia malah menyembah pada matahari dan api, jelas Agung.
Jadi Keamanan akan ada jaminan hidup tenang yang melindungi jiwa, akal, keturunan dan harta tanpa adanya situasi yang aman. Artinya, sebagian besar tujuan syariat Islam adalah menjaga keamanan masyarakat yang juga menjadi instrument bagi terjaganya keimananan. Karena itulah, pelaksanaan syariat Islam melalui pemaksaan yang dapat menggangu keamanan juga tidak akan bisa diterima. Inilah mengapa alasan terkadang dalam konteks tertentu menjaga keamanan lebih didahulukan untuk menjaga keamanan, papar Agung.
Dalam hal tertentu mempertimbangkan keamanan suatu wilayah tentu saja lebih diutamakan. Karena itulah, ada kaidah pokok para ulama al aman qabla al iman, artinya keamanan didahulukan sebelum iman. Kaidah ini bukan dalam arti menomorduakan keimanan kepada Allah, tetapi seluruh ikhtiar menghadirkan keimanan tidak boleh merusak keamanan sosial masyarakat. Tidak ada alasan menegakkan keimanan dengan cara merusak keamanan masyarakat.
Aman dan iman adalah dua hal yang harus diperjuangkan bersama. Ulama Indonesia terdahulu sudah sangat memahami kaidah ini sehingga persoalan keamanan didahulukan untuk menjamin terpenuhinya keamanan masyarakat. Keamanan diutamakan karena mempunyai tujuan untuk jaminan keimanan yang sebebas-bebasnya. Jika tidak ada keamanan tentu akan terasa sulit untuk mengekspresikan keimanan. Dan terpenting bahwa keimanan akan memunculkan keamanan. Orang beriman yang sejati tidak akan merusak keamanan. Keimanan dan keamanan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Jangan mengaku orang beriman jika tidak bisa berbuat aman kepada diri dan masyarakat, pungkas Agung.
Mulai jam 05.30 s-d 07.30 Wib. seusai pengajian dilanjutkan sarapan bersama di Area Al Falah Market Day (AMD), usai sarapan terdengar lsuara ketua Rt 01 Rw 07 Kp. Madyorejo Joko Sarjana memecah kesunyian pagi beliau menyampaikan jalanya Al Falah Market Day (AMD) ke 6, juga meliput situasi di kanan/kiri jln Semeru sepanjang 100 meter telah siap 30 stan yangvsudah tertata rapi dagangannya, pertama tampak ibu ibu pejuang Masjid siap koin sebagai alat penukaran uang untuk berbelanja, stan ke kedua telah terpampang Cek Kesehatan seperti Tekanan Darah (gratis), cek Gula Darah 5 k. cek Asam urat 10 k dan cek Kolesterol 15 k. Stan lainya dibagi dengan nomor 3 sd 15 siap menggelar dagangannya seperti makanan ketan bubuk, ketan juruh dan ketan keju. Bubur kacang hijau dan Cilok juga disajikan , tidak kalah ada pula bubur lemu dan pecel gendar, roti keju, nasi bakar, stik kentang, tahu bakso, bubur jagung dan garang asem.
untuk stan 16 sd 30 tetsaji anekan cemilan, gado gado dan kerupuk udang,
opor lontong, hamberger, terpajang juga pakaian seperti handuk, sprei, urung bantal juga ada celana dan daster. untuk kebutuhan bibit sayur sayuran seperti cabai terung dan tomat juga ada. tersaji pula kue pukis, sembako, es cincau, aneka bakaran, telur asin dan aneka snack (camilan) tak ketinggalan, tak ketinggalan gas Elpiji 13 kg dengan harga 15 k, papar Joko.
Juga disampaikan tentang kegiatan Masjid Al Falah selain Al Falah Market Day yang telah berjalan seperti pengajian umum ahad sore, baca Al Quran bagi Bapak Ibu dan anak anak dengan waktu yang berlainan. Juga pengajian bersama tentang menterjemahkan ayat ayat dalam Al Quran dan Masjid Al Falah telah membuka Unit Pengumpul Zakat Fitrah ( UPZ) yang telah disyahkan oleh Kemenag Sukoharjo untuk menerima zakat Fitrah maupun Zakat Mal dengan tujuan merpermudah masyarakat Kp. Madyorejo dan sekitar dalam membayar zakat. dan pengurus Masjid melalui UPZ juga memberikan undangan kepada warga yang pandang kurang mampu untuk bisa ikut merasakan belanja di Al Falah Market Day ( AMD) dengan syarat membawa undangan dan KTP untuk menukar koin seharga 50 k. Adapun bagi jamaah dan warga yang ingin membeli di stand sesuai yang diinginkan dengan sistem pembayarannya dengan menukar koin, tambah Joko.
Koin dibagikan secara gratis setiap sholat subuh, bagi yang menginginkan membeli juga bisa dilayani di sekretariat atau saat pelaksanaan sehingga untuk mempermudah para pengunjung atau jamaah yang hadir untuk dapat berbelanja, Jadi tagline kegiatan AMD, adalah menggembirakan umat serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Umat bergembira karena diberikan koin secara cuma cuma untuk berbelanja kepada pedagang, sehingga pedagang meningkat ekonominya karena barang dagangannya pasti laku dan tepat pukul 06.30 wib. semua dagangan ludes diserbu pengunjung, pungkas Joko (Begug SW)
Posting Komentar untuk " Al Falah Market Day (AMD) ke 6 ludes diserbu Warga."