Tips Jangan Sepelekan Anemia Pada Ibu

Mediarakyat TV
(Penulis : Nindya eka wulandari)
   Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama bagi kelompok Wanita Usia Subur. Anemia sering dialami oleh seorang wanita yang sedang hamil. Ibu hamil yang anemia beresiko dapat membawa dampak pada rendahnya peningkatan berat badan ibu hamil, berat badan bayi lahir rendah (BBLR) dan kelahiran bayi premature.

 Anemia yang terjadi dalam kehamilan sangat bervariasi. Yang paling sering terjadi adalah anemia defisiensi (kekurangan) zat besi.

 Lalu, bagaimana anemia defisiensi zat besi dapat terjadi pada ibu
hamil? Adapun penyebabnya antara lain, pada pengurangan pemasukan zat besi, berupa ditrimester I - III ibu hamil umumnya sering merasakan adanya rasa mual muntah atau terdapat masalah pada pencernaan sehingga makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil tidak dapat diserap oleh tubuh secara sempurna karena perkembangan dan pertumbuhan janin sangat pesat sehingga makanan yang dikonsumsi perlu diberikan lebih, biasanya ibu hamil merasakan mual muntah datang secara tiba – tiba dan tidak mengenal waktu. Mual muntah yang dirasakan oleh ibu hamil dapat mengganggu kebiasaan makan serta pola makan ibu hamil pada masa kehamilan. Kemudian, kebiasaan makan ibu hamil yang lain adalah ketika ibu hamil mengalami masa mengidam, hanya mau memakan apa yang sedang diinginkan.

Upaya penanganan anemia kurang zat besi pada masa kehamilan, solusi yang ditawarkan yaitu dengan pemberian suplemen tambahan berupa tablet Fe selama periode kehamilan dimaksudkan untuk mengatasi anemia pada ibu hamil. Selain dengan menambahan suplemen tablet Fe, ibu hamil pada masa kehamilan harus mengatur pola hidup sehat seperti banyak mengonsumsi sayuran terutama sayuran hijau seperti buncis, bayam, brokoli, kacang panjang, kacang merah kemudian dicampur dengan  mengonsumsi sumber gizi yang banyak vitamin C adalah stroberi, paprika, jeruk, kiwi dan tomat karena dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Ibu hamil dengan asupan zat besi tinggi yang berasal dari sumber hewani, zat besi bisa didapatkan dari hati sapi, hati ayam, daging sapi, bebek, dan kepiting, membawa dampak yang signifikan terhadap pengurangan risiko pada kelahiran bayi premature hal tersebut dapat terjadi karena ibu pada saat kehamilan asupan zat besi yang memadai sehingga meningkatkan pertumbuhan bagi janin dalam kandungan.(penulis Nindya eka wulandari /mahasiswa )

Posting Komentar untuk "Tips Jangan Sepelekan Anemia Pada Ibu"